Popular Posts

Tampilkan postingan dengan label Hacking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hacking. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Oktober 2016

Cara Hack Wifi Warnet

cara hack wifi warnet menggunakan client server,Berbicara mengenai ini saya sering mendengar dari kawan-kawan netizen yang penasaran dengan trik membobol wifi.Informasi terbaru kali ini akan mengulas sajian trik membobol / hack password jaringan wifi dengan mudah cepat.Sebelum membobol wifi kita bahas terlebih dahulu tentang wifi,kelebihan dari wifi yaitu tidak perlu menggunakan kabel untuk dapat terhubung dengan jaringan internet.Nah dari kelebihan itu ada kelemahan dari wifi tersebut yaitu mudah terbobol.

pada tutorial kali ini kita akan mengupasnya dengan tuntas tentang bagaimana mengetahhui password tersebut baik menggunakan laptop, smartphone android dan perangkat lainnya, oke langsung saja kita simak caranya seperti di bawah ini.

  • Pertama buka browser seperti mozilla firefox,google crome,opera,dll
  • Nah masukan ip address di url yaitu 192.168.1.1 atau 192.168.100.1
  • Masukan user dan passwornya
192.168.1.1
user : admin
password : admin
192.168.100.1
user : telecomadmin
password : admintelecom
  • Nah kalo udah masuk anda bisa melihat passwor wifinya
Nah itulah tadi beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk dapat mengetahui password wifi warnet setelah anda terhubung dengan jaringan tersebut anda bisa melakukan browsing, chatting maupun download lagu atau pun video sesuka anda, oke mungkin itu saja pembahasan kita kali ini semoga dapat bermanfaat dan bagi anda semuanya, selamat mencoba.

Sabtu, 15 Oktober 2016

Cara Mudah Menjadi Hacker

Hacker atau Peretas biasanya identik dengan dunia kejahatan jika memang tidak dimanfaatkan dengan baik. Mereka lebih banyak diam dengan menyembunyikan identitasnya, tapi dibalik itu mereka adalah Seorang Profesional yang tak ingin diketahui oleh orang lain. Di mana Hacker adalah mereka yang mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs, mereka punya etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja. Sedangkan Cracker adalah mereka yang mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan bagi dirinya atau kelompoknya. Hacker sejati bukanlah tipe orang yang mudah menyerah kalah. Mereka memiliki daya juang yang tinggi, dan jarang diantaranya yang bertipe suka pamer kemampuan.

  1. Berpikirlah Seperti Seorang Hacker
Bagaimana seorang hacker berpikir? Apa yang ada di otak seorang hacker? Seorang hacker selalu memikirkan bagaimana caranya menyelesaikan suatu masalah dan bagaimana caranya membuat sesuatu. Seorang hacker juga sangat menghargai kebebasan dan mau menolong dengan sukarela. Kalau ingin menjadi hacker, seseorang harus memiliki attitude ini.
Dunia ini dipenuhi berbagai permasalahan yang sangat menarik untuk diselesaikan. Dengan mencoba menyelesaikan permasalahan-permasalahan ini, seseorang akan mempertajam kemampuan dan melatih kecerdasannya. Ingat juga bahwa suatu permasalahan tidak perlu diselesaikan lebih dari sekali. Oleh karena itu jangan pernah merasa enggan untuk membagikan informasi dan solusi terhadap suatu permasalahan. Ini adalah tanggung jawab moral seorang hacker.
Budaya hacker adalah suatu budaya tentang pengakuan. Seseorang tidak dapat menyebut dirinya sendiri sebagai hacker. Seseorang tidak akan pernah benar-benar menjadi hacker sampai orang lain (para hacker) menyebutnya sebagai hacker. Untuk mendapatkan pengakuan ini tentu saja butuh usaha, kerja keras, dan kontribusi kepada komunitas. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk berkontribusi kepada komunitas:
  • Buatlah perangkat lunak (program) open source.
  • Investasikan waktu luang untuk membantu memperbaiki perangkat lunak open source dengan melakukan debugging.
  • Publikasikan informasi yang berguna.
  • Berikan bantuan untuk menjaga infratstruktur tetap berjalan.
  1. Pelajari Pemrograman
Pelajarilah bagaimana caranya menulis program. Untuk benar-benar menjadi seorang hacker kemampuan pemrograman sangatlah penting. Para hacker menyelesaikan berbagai permasalahan yang mereka temui dengan menulis program. Cara paling mudah untuk mempelajari cara menulis program adalah dengan membaca dokumentasi yang ditulis oleh para masternya. Kemudian cobalah menulis program sedikit demi sedikit. Teruslah berlatih untuk mencapai suatu level kemampuan pemrograman yang cukup baik. Jika sudah cukup percaya diri dengan suatu bahasa pemrograman, cobalah untuk mempelajari bahasa pemrograman lainnya. Mempelajari beberapa bahasa pemrograman akan mengajarkan kita memandang suatu permasalahan dari sisi lain.
  1. Kenali dan Gunakan Unix/Linux
UNIX dan sistem operasi yang mengadopsi konsep yang sama seperti Linux dan BSD adalah sistem operasi utama Internet. Namun untuk menggunakan UNIX seseorang mungkin harus mengeluarkan uang dalam jumlah yang cukup besar. Solusinya adalah menggunakan sistem operasi yang open source seperti GNU/Linux (dengan berbagai pilihan distribusi) dan FreeBSD (dan turunan BSD lainnya). Pelajarilah Linux, gunakan distro yang mudah dan ramah untuk pemula seperti Ubuntu. Pasanglah sistem operasi ini di PC atau laptop dan gunakan untuk bekerja/bermain sehari-hari.
Mungkin sebagian orang akan berpikir mengapa harus menggunakan Unix/Linux/FreeBSD? Apakah tidak bisa menggunakan sistem operasi lain? Sistem operasi tertutup seperti Microsoft Windows dan Mac OS tidak akan mengizinkan seseorang untuk mempelajari kode sumbernya apalagi melakukan modifikasi. Belajar menjadi hacker menggunakan sistem operasi seperti itu ibarat belajar menari dengan tubuh dicor.
  1. Pelajari HTML
HTML adalah mainan hacker yang telah mengubah dunia. Belajarlah bagaimana cara menggunakan World Wide Web dan menulis kode HTML. Menggunakan Word Wide Web bukan berarti sekedar menggunakan browser dan berselancar di dunia maya melainkan bagaimana caranya membangun suatu situs menggunakan bahasa penanda web (web markup language). Cobalah membangun home page menggunakan sintaks-sintaks HTML.

Bagaimana Cara Menjadi Hacker. Caranya adalah sebagai berikut :
  1. Persiapkan Jiwa
Persiapan jiwa ini adalah hal yang paling utama dalam menjadi seorang hacker, adapun hal yang perlu dipersiapkan adalah:
  • Mental dan psikologi: hal ini dibutuhkan karena seorang hacker akan mendapatkan banyak cobaan yang sering kali membuat down dan kadang membuat lupa diri. Seperti caci maki, hinaan, sanjungan dan perkataan manis.
  • Kesabaran, ketabahan dan keikhlasan: hal ini merupakan kunci kesuksesan seorang hacker dimana dengan hal ini akan membuat seorang hacker tidak akan pernah menyesali setiap tindakan yang diperbuat.
  • Semangat, usaha, kemauan, pantang menyerah dan kerja keras: hal ini dibutuhkan seorang hacker untuk berjuang menggapai yang terbaik didalam kehidupan yang dijalani, karena menjadi seorang hacker tidak mudah dan butuh waktu yang cukup untuk memahami setiap seluk beluk ilmu pengetahuan.
  • Percaya dan berserah diri hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa: hal ini menjadi pondasi paling penting dan salah satu motto yang digunakan oleh BinusHacker Family yaitu “Tuhan Hanya Engkau Yang Esa” dimana dengan hal ini semua akan dikembalikan kepada Sang Pencipta dan menyatakan bahwa Ilmu Pengetahuan itu Tanpa Batas.
  1. Persiapkan Raga
Persiapan raga merupakan langkah kedua yang perlu dilakukan oleh seorang hacker, dimana raga harus dibangun sedemikian rupa agar bisa mencapai target yang diingikan. Hal yang perlu dipersiapkan adalah:
  • Kesehatan dan kebugaran: hal ini diperlukan agar seorang hacker tetap fit dalam menghadapi setiap tantangan dan perjuangan dalam mempelajari dan mencapai target yang sudah ditetapkan serta kemampuan memory, daya pikir otak, nurani, panca indra bisa dimaksimalkan.
  • Aktif Olahraga: hal ini diperlukan untuk menunjang latihan tubuh agar terhindar dari berbagai ancaman. Misalkan olahraga beladiri untuk melindungi diri ketika ada ancaman, fitness agar tubuh tetap aktif dan sehat  terjaga.
  1. Persiapkan Perbuatan
Persiapan perbuatan adalah langkah ketiga  untuk menjadi seorang hacker, dimana langkah yang perlu dijalani adalah langkah positif dalam kehidupan, senantiasa beramal dan beribadah. Mengurangi, menghindari dan meninggalkan hal-hal negatif adalah perjuangan panjang dan paling berat untuk seorang hacker.
  • Belajar, Berbagi, Senantiasa Update dan Meningkatkan Kemampuan: hal ini menjadi pondasi paling penting dan salah satu motto yang digunakan oleh BinusHacker Family untuk bersama-sama meningkatkan kualitas dan kuantitas kemampuan yang dimiliki.
  • Saling Tolong Menolong, Persahabatan, Hindarkan SARA: hal ini diperlukan agar seorang hacker bisa berkontribusi dalam kehidupan yang global dimana semua sangat universal. Dengan menjadi seorang hacker maka diharuskan memiliki pandangan yang luas sehingga bisa bertindak dengan netral, baik, adil dan bijaksana.
Ada 5 hal penting yang perlu dipelajari oleh seorang Hacker :
  1. Logika (Logic)
Seorang hacker harus senantiasa menggunakan logika dimana hal ini menjadi sebuah pertimbangan akal untuk menghasilkan sesuatu yang baik, benar dan tepat. Manusia diberikan kelebihan oleh YME untuk hal ini, maka manfaatkan secara maksimal.
Logika yang sering digunakan dalam bahasa pemrograman adalah OR, AND, NOT, XOR, NAND, dll. Beberapa program tersusun atas komponen program IF..THEN…ELSE, FOR..TO..DO, WHILE , CASE..OF dan lain-lainnya. Logika ini kemudian akan dikolaborasikan dengan matematika untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai Benar (True) atau Salah (False) seperti (<, >, =, +, -, dll).
  1. Perangkat Keras (Hardware)
Seorang hacker harus mengetahui seluk beluk perangkat keras, karena perangkat keras merupakan dasar dari pembentukan teknologi. Perangkat keras disini adalah mengerti seluk beluk pengkabelan, chip, mainboard, switch, hub, elektronika, dll. Apabila seorang hacker sudah memahami perangkat keras, maka akan lebih mudah dalam membuat instruksi untuk perangkat lunaknya. Pernah melihat James Bond & Mission Impossible? Nah, diluarsana banyak orang luarbiasa yang memahami hardware sangat dalam.
Yang perlu dipelajari lebih dalam dari perangkat kerasa adalah komponen pada bagian-bagian berikut:
  • Input Device (Unit Masukan: Keyboard, Mouse): media untuk memasukkan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor.
  • Process Device (Unit Pemrosesan: CPU, Microchip,RAM): media untuk mengolah inputan guna menghasilkan informasi yang diperlukan.
  • Output Device (Unit Keluaran: Monitor, Scanner, Speaker): media untuk mengeluarkan hasil informasi.
  • Backing Storage ( Unit Penyimpanan: Harddisk, Disk): media untuk melakukan penyimpanan data dan informasi.
  • Periferal ( Unit Tambahan: USB, Modem): media tambahan yang digunakan untuk mendukung proses kerja perangkat keras.
  1. Perangkat Lunak (Software)
Seorang hacker akan mempelajari software sebagai instruksi kepada hardware untuk melakukan perintah-perintah yang diinginkan. Software ini dibangun dari berbagai bahasa, dimana bahasa yang perlu dipelajari dalam bahasa mesin adalah 0, 1 dan analog. Sebagai dasar adalah bahasa pemrograman adalah assembly. Urutan yang tepat sebagai berikut saya kutip dari wikipedia:
  1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110.
  2. Bahasa Tingkat Rendah (ASM) atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
  3. Bahasa Tingkat Menengah (C), yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
  4. Bahasa Tingkat Tinggi (HTML, XML, JSP, JAVA, VB, PASCAL, DELPHI, C#, F#, PHP, ASP, SQL, ORACLE, PYTHON, PERL, dll) yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb.
Sebagai seorang hacker, semakin kompleks mengetahui bahasa pemrograman maka akan semakin mudah dalam memolak balikkan software, mencari celah, memperbaiki, memberikan solusi untuk memecahkan masalah dan bahkan membangun sebuah aplikasi baru.
Kuncinya adalah semakin dalam mengetahui bahasa mesin, akan lebih mudah dalam berkomunikasi dengan mesin.
Selain mengenal bahasa pemrograman, yang perlu dipelajari adalah sistem yang dibangun dari software yang sudah ada saat ini, sebagai salah satu contoh yaitu Sistem Operasi: *Nix, Linux, FreeBSD, SunOS, Windows, dll.
  1. Jaringan (Networking)
Seorang hacker perlu mengetahui dan mendalami jaringan elektronik dan komputer yang merupakan bagian penting untuk dipelajari, karena jaringan inilah yang menghubungkan antara satu dengan yang lainnya seperti sebuah jaring laba-laba yang tidak terputus.
Ketika kita sudah memahami jaringan maka akan cukup mudah dalam melakukan setting, konfigurasi dan dapat memegang kendali terhadap jaringan. Didalam jaringan inilah alur komunikasi bergerak antara satu perangkat ke perangkat yang lainnya. Pada jaringan inilah banyak protokol komunikasi yang digunakan sehingga perlu juga untuk dipelajari seperti TCP, HTTP/S, FTP/S, dll. Apabila jaringan berada didalam kendali, maka seluruh informasi yang mengalir didalamnya akan sangat mudah untuk didapat, ditambah, diubah, bahkan untuk dihapus sekalipun.
  1. Kriptografi (Cryptography)
Seorang hacker memiliki tantangan dalam hal kriptografi, karena saat ini hampir seluruh transaksi komunikasi sudah menggunakan cryptography sebagai jembatan pelindung. Dengan modal logika yang matang maka cryptography dapat lebih mudah untuk dipelajari walaupun dalam struktur yang sulit. Seorang hacker memerlukan pengetahuan kriptografi untuk menjaga aspek keamanan informasi seperti kerahasiaan informasi, keabsahan informasi, integritas informasi, serta autentikasi informasi dan bahkan untuk mendapatkan dan menerjemahkan informasi itu sendiri.
Ada banyak model kriptografi yang saat ini sudah banyak berkembang yaitu MD5, SHA, DES, AES, Base64, IDEA, BLOWFISH, RSA, Dll. Kriptografi ini banyak digunakan untuk konfigurasi, penyimpanan data dalam database, dan komunikasi transaksi pada jaringan.


Jumat, 14 Oktober 2016

Sejarah Hacker

Hacker adalah orang yang mempelajari, menganalisa, dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat seperti perangkat lunak komputer dan perangkat keras komputer seperti program komputer, administrasi dan hal-hal lainnya , terutama keamanan.


Sejarah Hacker
Terminologi hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik ketimbang yang telah dirancang bersama.

Kemudian pada tahun 1983, istilah hacker berubah menjadi negatif. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Satu dari pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.

Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang menyebut-nyebut diri hacker, padahal bukan. Mereka ini (terutama para pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan mengakali telepon (phreaking). Hacker sejati menyebut orang-orang ini 'cracker' dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang cracker sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi hacker.

Para hacker mengadakan pertemuan setiap setahun sekali yaitu diadakan setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan dengan aktivitas hacking.

Hacker memiliki konotasi negatif karena kesalahpahaman masyarakat akan perbedaan istilah tentang hacker dan cracker. Banyak orang memahami bahwa hackerlah yang mengakibatkan kerugian pihak tertentu seperti mengubah tampilan suatu situs web (defacing), menyisipkan kode-kode virus dsb. Padahal, mereka adalah cracker. Crackerlah menggunakan celah-celah keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat lunak (bug) untuk menyusup dan merusak suatu sistem. Atas alasan ini biasanya para hacker dipahami dibagi menjadi 2 golongan White Hat Hackers, yakni hacker yang sebenarnya dan cracker yang sering disebut dengan istilah Black Hat Hackers.